Manfaatkan Potensi Alam, Desa Adat Bayad Ingin Kembangkan Wisata Trecking

02 Juli 2019 10:47:20 WITA

Dalam rangka mewujudkan Desa Wisata khususnya wisata tracking di Desa Adat Bayad, Kelihan Desa Adat Bayad I Made Arta dengan mengajak Yowana Tampul Sari Kencana menggali informasi di Desa Wisata Sudaji dan Desa Lemukih, Senin (1/7). Kegiatan yang difasilitasi oleh Omunity Bali ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal yang perlu dipersiapakan untuk mewujudkan Desa Wisata serta pengenalan wisata trecking di Desa Lemukih.

“Acara tadi merupakan pengenalan di bidang wisata trecking ring Desa Lemukih di sertakan Yowana Tampul Sari Kencana untuk mengetahui pola dan sistem bagaimana dan apa yang sekiranya diperlukan untuk persiapan jikalau Tuhan menghendaki di Desa Adat Bayad bisa dibuka wisata trecking lintas alam dengan memanfaatkan kearifan lokal desa. Desa Adat Bayad siap menuju desa wisata,” jelas I Made Arta ketika dikonfirmasi (1/7).

Dari hasil kegiatan tadi, dikatakannya ada beberapa aspek yang harus dipersiapkan untuk bisa mewujudkan Desa Wisata di Desa Adat Bayad, seperti dukungan dan kerja sama masyarakat dan stakeholder, SDM, Pokdarwis, dan lingkungan yang bersih.

“Aspek yang pertama adalah dukungan dan kerjasama seluruh masyarakat Desa Adat dan Banjar Dinas Bayad serta Desa Tajun secara umum. Kemudian SDM yang arus memadai dibidang pariwisata yang arus siap secara berkelanjutan melatih diri dan menjalin kerjasama yang baik dan mempunyai tingkat optimisme tinggi untuk mewujudkan Desa Wisata di Bayad dan Tajun secara umum. Perlu juga dibentuk kelompok masyarakat di bidang pariwisata yang disebut Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),” jelasnya.

Menurut I Made Arta, di wilayah Banjar Dinas Bayad memiliki potensi alam yang bisa dikembangkan menjadi wisata trecking. Dalam rute trecking  yang dilalui wisatawan tidak hanya  bisa menikmati pemandangan alam tetapi juga berteduh di bawah pohon Songo Urip yang diyakini bisa menambah panjang umur sekaligus berwisata religius.

Jalur trecking dimulai dari sebelah selatan Setra Adat Bayad turun menuju sungai lanjut ke jaba Pura Beji lanjut mengikuti alur sungai panjat tebing sampai di palungan yang diyakini sebagai tempat Ratu Ki Patih Keboiwa berendam. Setelah itu perjalan dilanjutkan ke Bukit Cenik yang diyakini masyarakat kami sebagai pucaknya Bukit Sinunggal yangg dimuntahkan oleh seekor naga yang mau menelan habis bukit. Namun, karena tidak punya kemampuan menelan habis akhirnya dimuntahkanlah puncaknya di Sungai Bayad hingga sampai saat ini diberi nama Bukit Cenik. Setelah ini, wisatawan kembali akan menaiki tebing menuju pohon besar yg ada di Sungai/Tukad Bayad yang diberi nama Kayu Songo Urip yang diyakini bisa menambah sehat panjang umur bagi yang berteduh dibawahnya. Perjalan kemudian dilanjutkan menuju Pura Goa Raja kemudian ke wantilan Pura Dasar Buana untuk  meditasi spiritual lanjut naik setelah sampai di jalan balik lagi menuju Desa Adat Bayad untuk istirahat.

Ide mewujudkan Desa Wisata ini selain karena potensi alam juga bertujuan untuk membangun lapangan pekerjaan. “Mengingat di era kekinian banyak siswa sekolah yang mencari jurusan pariwisata, namun setelah bisa  di bidangnya seringkali mencari kerja ke lain daerah wisata di Bali atau meratau karena kekurangan kesedian lapangan kerja. Tumbuhlah sebuah ide dan impian bagaimana kalau kita di desa menyediakan lapangan pekerjaan tersebut mengingat setelah dicek Bayad punya potensi alam yang cukup memadai sebagai wisata trecking alam di alur sungai,” ujarnya.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Omunity Bali untuk mempromosikan Bayad ke depan menjadi daerah wisata. “Omunity Bali yang dimiliki oleh teman baik kami  Zanzan siap mempromosikan Bayad kedepan  di bidang wisata, maka dari awal kami arus mempelajari dan sekaligus menjalin hubungan komunikasi yang sangat baik,” tambahnya.

Komentar atas Manfaatkan Potensi Alam, Desa Adat Bayad Ingin Kembangkan Wisata Trecking

Pak de..9 02 Juli 2019 11:44:19 WITA
Ide berlian yg perlu di perjuangkan demi bayad berkesinambungan.dn jangan lupa ke penkab pemprop mohon fukungan. Apalagi sekarang pak wayan tetangga dekat bayad yg duduk di bali satu. Minta partisipadinya demi bleleng!

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Kalender Bali

Sukai Kami

Please Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Tajun

tampilkan dalam peta lebih besar