Dari Original Sampai Rasa Ginseng, Tuak Tajun Tuaknya Orang Buleleng

11 Maret 2018 18:16:04 WITA

Tuak Tajun merupakan minuman tradisional yang mengandung alkohol yang dibuat dari nira  (tongkol bunga) aren. Produksi Tuak Tajun rata-rata mencapai ribuan liter per hari.  Dengan kadar alkohol yang tinggi, rasa yang mantap, dan harga terjangkau, Tuak Tajun menjadi salah satu jenis minuman yang diminati pecinta Tuak. Tuak Tajun tidak hanya dinikmati oleh warga Tajun sendiri tetapi juga oleh peminat Tuak di Buleleng. Setiap harinya sekitar 800 liter Tuak dijual di beberapa warung Tuak di seputaran Kota Singaraja dengan tagline “Tuak Tajun”.

"Tuak Asli Tajun (TAT) sangat diminati oleh pecinta Tuak di Buleleng. Setiap hari rata-rata 150 liter Tuak habis terjual di Warung TAT, belum lagi di warung-warung Tuak yang lain”, kata Raja Don, pemilik warung TAT (Tuak Asli Tajun) yang kesehariannya berjualan di depan Pura Kresek Banyuning. Rasa Tuak Tajun yang mantap diakui oleh Gede Ar Kubu Jati salah satu pembeli Tuak di Warung TAT. “Rasa Tuak Tajun mantap”, katanya.

Seperti penuturan Agus Darmayuda warga Tukad Mungga yang berjualan Tuak Tajun di pinggir jalan Wr. Supratman, Tuak Tajun memiliki cita rasa yang khas sehingga diminati oleh pecinta tuak. “Cita rasa Tuak Tajun yang keras dan khas menjadikan Tuak Tajun lebih mantap dibandingkan Tuak yang lain, seperti Tuak Klandis atau Juanyar.” jelasnya.

Bahkan Tuak Tajun sudah mulai merambah kota Denpasar dan Lombok. "Tuak Tajun produksi “Lau Bena” selain dipasarkan di Desa Tajun, Desa Bulian, Desa menyali, Kota Singaraja, juga sudah sering dikirim ke Denpasar." Kata Made Suilasa Tambun pemilik warung Tuak "Lau Bena". Lau Bena sendiri memproduksi Tuak dengan dua (2) kategori, yaitu Tuak Segel Merah dan Segel Putih, masing-masing jenis memiliki kadar alkohol yang berbeda.

Seiring dengan perkembangan zaman, Tuak Tajun juga mengalami evolusi. Selain dengan rasa original yang telah melegenda, kini di Tajun juga diproduksi Tuak dengan rasa “Ginseng, Mint, dan Jahe”. Produksi Tuak ini bertujuan membuat rasa Tuak yang berbeda dari biasanya juga bertujuan menambah khasiat Tuak untuk kesehatan. “Tuak rasa Ginseng, Mint, dan Jahe memiliki sensasi rasa yang berbeda dengan Tuak pada umumnya. Rasanya mantap, lebih lembut di tenggorokan. Khasiatnya pun sangat baik untuk kesehatan mengingat Ginseng, Daun Mint, dan Jahe adalah sarana pengobatan. Pemasarannya sampai ke Lombok, kalau di Seririt dan kota Singaraja sudah biasa. ” kata Gede Sutama yang akrab dipanggil Kang Dadang, satu-satunya pembuat Tuak rasa ginseng, mint, dan jahe di Desa Tajun.

Anda pecinta Tuak? Kurang lengkap rasanya kalau belum menikmati Tuak Tajun. Ayo beli atau datang langsung ke Desa Tajun. “Reguk Tuaknya, Reguk Nikmatnya”.

 

Komentar atas Dari Original Sampai Rasa Ginseng, Tuak Tajun Tuaknya Orang Buleleng

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Kalender Bali

Sukai Kami

Please Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Tajun

tampilkan dalam peta lebih besar