10 Ogoh-ogoh Sudah Siap Sambut Nyepi 1940

28 Februari 2018 20:27:55 WITA

Walaupun tidak secara eksplisit dimuat dalam Weda dan belum ada yang tahu pasti kapan awal mula kemunculan Ogoh-ogoh itu, Ogoh-ogoh sudah menjadi budaya dalam rangkaian hari raya Nyepi. Sebagai simbol penetralisir (nyomia) unsur-unsur negatif, Ogoh-ogoh seolah-olah sudah menjadi agenda rutin setiap desa di Bali. Bahkan di Bali Selatan Ogoh-ogoh tidak hanya dipentaskan tetapi juga dilombakan.

Untuk Nyepi tahun ini warga Desa Tajun tidak ketinggalan untuk ikut melaksanakan pawai/parade Ogoh-ogoh layaknya desa-desa yang lain. Berdasarkan data yang diperoleh ada 10 Ogoh-ogoh yang siap menghibur warga Desa Tajun pada hari Pangrupukan. Mereka diantaranya; Dadia Pudeh (2 Ogoh-ogoh), Dadia Pasek Punduk Dawa (Sampalan), Tunggal Purusha (Puseh), Sekaa Truna Tanah Bang (Pecik), Arya Sentong, Pasek Celagi, Dharma Laksana Pamesan, Taman Sari, dan Batu Rimpi.

Tidak menutup kemungkinan jumlah Ogoh-ogoh akan bertambah menjelang Pangrupukan. Menarik untuk ditunggu seperti apa bentuk Ogoh-ogoh yang ditampilkan.

Komentar atas 10 Ogoh-ogoh Sudah Siap Sambut Nyepi 1940

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Kalender Bali

Sukai Kami

Please Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Tajun

tampilkan dalam peta lebih besar