P2K2 PKH: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini dan Kiat Agar Anak Sukses di Sekolah

Komang Sujana 08 Juni 2019 10:53:04 WITA

Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS) untuk kelompok 1 telah dilakukan Jumat, (7/6) kemarin, di Wantilan Bawah Desa Adat Tajun. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Pendamping Sosial PKH Kecamatan Kubutambahan, Luh Juni Wulandari, S.Pd. Jumlah peserta yang hadir adalah 21 orang dari 30 orang anggota PKH Tajun kelompok 1.

Pertemuan ini membahas Modul 1 “Pengasuhan dan Pendidikan Anak”, sesi/bagian 4, yaitu “Membantu Anak Sukses di Sekolah”. Tujuan dari sesi ini adalah (1) memahami pentingnya pendidikan dan manfaat pendidikan sejak usia dini dan (2) mempelajari cara membantu anak sukses di sekolah.

Juni Wulandari menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki beberapa manfaat, seperti anak terbiasa menjalani rutinitas di sekolah, terbiasa mengikuti aturan, mendapatkan pembelajaran sesuai usia, lebih percaya diri, mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, lebih siap  belajar di Sekolah Dasar.

Bagi orang tua manfaatnya adalah orang tua memiliki kesempatan menambah teman, orang tua bisa berbagi pengalaman dengan orang tua lainnya, dan bisa belajar cara mendidik anak dari guru.

Untuk membantu anak agar sukses di sekolah, Juni Wulandari menawarkan berbagai cara kepada Ibu-ibu PKH, yaitu sebagai berikut.

  1. Bertanya tentang perasaan dan pengalaman anak di sekolah.
  2. Memberikan semangat dan pujian kepada anak.
  3. Membantu anak menyelesaikan tugas dari sekolah.
  4. Membuat jadwal kegiatan setelah pulang sekolah.
  5. Menjalin hubungan yang baik dengan guru di sekolah.

 

Sementara itu, ada beberapa cara agar sukses mengasuh dan mendifik anak.

  1. Berusaha menjadi orang tua yang lebih baik.
  2. Memberikan perhatian yang lebih banyak terhadap perilaku baik anak.
  3. Tidak menggunakan kekerasan dalam mengatasi perilaku buruk anak.
  4. Meluangkan waktu untuk bermain, bercerita, berbicara, dan mendengarkan anak.
  5. Mendukung kegiatan belajar anak di rumah.
  6. Menjalin hubungan baik dengan pihak sekolah.

 

Setelah pertemuan ini Juni Wulandari meminta Ibu-ibu PKH menjadi motivator bagi anaknya untuk sukses di sekolah. “Harapannya agar Ibu-ibu PKH terus memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anaknya agar tetap bersekolah dan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi,” jelasnya.

Pertemuan P2K2 selanjutnya tanggal 10 Juni 2019 untuk kelompok 3. Materi yang dibahas adalah (a) memahami cara anak usia dini belajar, (b) bermain sebagai cara anak untuk belajar, dan (c) meningkatkan kemampuan bahasa anak.

Berita terkait:http://tajun-buleleng.desa.id/index.php/first/artikel/633--Gunakan-Metode-Ini-Jika-Ingin-Mengurangi-Perilaku-Buruk-Anak

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Kalender Bali

Sukai Kami

Please Bantu Kami, Like This !!!

×

Lokasi Tajun

tampilkan dalam peta lebih besar